Monday, January 21, 2013

Menggambar dengan Crayon


Sekarang, mari bercerita lagi :)
Kegiatan yang belakangan ini aku lakukan adalah mengajar sebuah ekskul di suatu sekolah, ekskulnya adalah ekskul gambar.

anyar
Awalnya saya ikut sebuah pertemuan LKM (Lembaga Kesenian Malang), hanya sebutan, bukan sebuah lembaga resmi. Dipelopori oleh salah satu mahasiswa Seni Rupa Universitas Negeri Malang sebut saja namanya Mas Yudi.



Beliau memang sebelum menjadi mahasiswa seni rupa sudah memulai karir di bidang menggambar untuk anak, sesekali waktunya beliau juga menerima pesanan mural tembok, salut banget deh pokoknya.

Oh ya, kerjaan pertama saya di ekskul gambar (sebenarnya, sebelum ini pernah beberapa kali gonta-ganti kerjaan freelance, maklum mahasiswi kos-kosan serabutan :D) saya dapatkan di SDN Kauman 2, gedung ekskulnya terletak di sebelah gedung KNPI Kota Malang. Muridnya hanya berjumlah 12 orang dengan usia bervariasi antara kelas satu sekolah dasar hingga kelas empat. Dan semuanya imut+lucu+gemes (^_^)… hihihi

Oke.. saya akan berusaha lebih giat menjadi ibu guru yang baik yah!!!

Pada pertemuan pertama, saya sedikit terlambat. Padahal dari awal sudah diniatkan untuk datang lima belas menit sebelumnya, apa mau dikata pemirsa.. ane nyasar lagi.. kebiasaan lama (T_T). Waktu datang, aku kasih mereka proyek mewarnai dengan contoh hasil yang sudah ada. Tujuannya karena aku ingin “berkenalan” dengan mereka.

Mengenal sampai mana kemampuan tiap individu. Hasilnya ada yang kelas satu tapi sangat terampil dan telaten, sedangkan kelas satu lain masih rata-rata dengan beberapa kekurangan seperti mewarnai melebihi garis, warna tidak penuh, dan pewarna atau crayon yang tidak seragam. Disini saya menyarankan pemakaian crayon merk Titi. Lainnya Titi saya menyarankan Faber Castel. Keduanya dengan harga terjangkau (Kalau mau yang merk hebat silahkan pakai Carand’ache, super mahal tapi kualitas berbanding lurus dengan harga).

Kalau menggunakan Faber Castel menurut saya agak sulit untuk pemakaian anak yang baru belajar karena residu yang dihasilkan banyak sekali. Tapi untuk yang sudah lumayan termpil Faber Castel sangat menarik, terutama untuk efek dussel (Efek memadukan warna).

Nah ada juga kelas tiga yang gambarnya sudah rata-rata bagus dan kelas empat yang beberapa sudah sangat peka warna. Bahkan mereka hafal mana warna lavender, penggunaan sedikit putih, warna vermilion, dan sebagainya. Manis sekali mereka….

Berikut alat-alat yang dibutuhkan untuk menggambar dengan crayon beserta fungsinya
1. Crayon Pastel
Saya menggunakan Titi Oil Pastel isi 48. Bisa juga anda memakai yang isi 56 karena variasi warnanya lebih kaya.
2. Spidol kecil dan  Boardmarker
Ini saya pakai, jarang dipakai oleh murid. Karena digunakan untuk membuat materi gambar.
3. Kuas cat tembok 2” (baca: dua dim)
Digunakan untuk membersihkan residu crayon, jangan menggunakan tangan atau lap karena akan merusak gambar.
4. Buku gambar A4 dan A3
Tentu saja untuk menggambar, terkadang juga dijadikan alas gambar. Karena mewarnai atau menggambar tanpa alas sangat beresiko. Terutama diakibatkan permukaan meja yang tidak rata.
5. Lap Kain
Lap digunakan untuk membersihkan crayon-crayon yang warnanya bercampur, atau crayon yang kotor agar hasilnya sesusai dengan yang diinginkan. Bersih.
6. Pensil dan penghapus
Gunanya untuk menggambar pola sebelum ditebali dengan spidol.
Kayaknya itu  dulu deh… sudah dulu ya. Kita ketemu lagi di curhatan berikutnya. Salam ciprut ^^


Contoh gambar saya dengan crayon ^.^

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar, kritik dan saran anda sangat berarti. Saya tunggu ya komentarnya...