Monday, January 21, 2013

Before Pulau Sempu


Bulan ini MPA Jonggring Salaka akan mengadakan acara Pendidikan Konservasi dan Aksi Bersih Pulau Sempu lagi, tepatnya pada tanggal 24-27 Januari 2012. Ini yang sudah berkali-kali saya tekankan pada diri sendiri, selama status Pulau Sempu masih berupa Cagar Alam, saya tak akan mengunjunginya kecuali kegiatan tersebut mendapatkan SIMAKSI.
Apakah anda tahu apa itu SIMAKSI?
image


SIMAKSI adalah singkatan dari Surat Izin Memasuki Kawasan Konservasi. Simaksi untuk memasuki Pulau Sempu didapatkan dengan mengajukan proposal kegiatan ke BKSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam). Kalau di Jawa Timur letak kantor BKSDA pusat berada di kompleks jalan juanda. Lebih tepatnya:

Balai Besar KSDA Jawa Timur

Jl Bandara Juanda Surabaya, 61253

(031-8667239) Bu Reti

bbksdajatim@yahoo.co.id

Mengurusnya lebih mudah, lebih murah, dan nggak perlu ceperan. Suer!!!
Tiap tahun pengunjung Sempu berjubel dan kali ini rekan-rekan dari Jonggring akan mem-babu lagi dan mengikhlaskan diri untuk membersihkan sampah yang ditinggalkan oleh orang-orang super jorok. Pernahkan anda membayangkan apa saja yang bakalan kami temukan di sana? Terutama di Segara Anakan. Sebutkan jenis sampah yang bisa anda pikirkan, dan disana ada.

Sampah plastik, sampah kaleng, sampah botol vodka, taik, kain, celana dalam, kulit buah, tisu, besi. Segala ada, segala rombengan ada.

Dan saya beranggapan orang yang meninggalkan sampah di sana pastilah tak hanya jorok, tapi juga buta aksara, buta definisi, kurang berpendidikan, tak punya nurani, dan raja tega. Rasa kepeduliannya mampet! Kalau anda ingin sekedar berwisata silahkan ke Gili Ketapang saja, disana sudah banyak sampah… cocok dengan hobi anda. Atau bermain-mainlah di alun-alun, BNS, Jatimpark. Sana.. wisata di sana aja.
(Maaf, saya frontal sekali…)

Saya ingatkan sekali lagi, seperti di banyak tulisan saya sebelumnya tentang Pulau Sempu, setitik pulau kecil di teluk Malang yang karang-karangnya berhadapan dengan gempuran laut selatan, Pulau Sempu merupakan sebuah Cagar Alam. Saya tidaj berbohong!! Suer!!

Dan selama kita masih munafik untuk menganggapnya sebuah “Cagar Alam” maka tolong jangan merusaknya. Jangan menganggapnya hanya sebagai tempat wisata yang bisa dikunjungi seenak jidatnya tanpa memikirkan konsekuensi kunjungan kita.

Sebuah Cagar Alam didefinisikan sebagai salah satu kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami.

Secara alami… Secara alami… Secara alami…

Silahkan renungkan kata-kata tersebut. Bahkan menurut undang-undang (UU no 5 tahun 1990 tentang KSDA Hayati dan Ekosistemnya) pemanfaatannya untuk wisata terbatas saja tidak dicantumkan alias tidak ada. Lantas atas dasar apa Sempu ditafsirkan sebagai sebagai tempat wisata.

Kalau kita, masyarakat ini tidak bisa berperan serta untuk menjaga tanah negaranya sendiri dengan menghormatinya, saya lebih suka kalau kita jujur dan benar-benar merubah status Pulau Sempu menjadi kawasan wisata. Daripada kita munafik, dengan status Cagar Alam yang berbenturan dengan kepentingan masyarakat sekitar yang butuh uang dan pengunjung tanpa awasan yang melanggar semua larangan Cagar Alam.

Bayangkan Pulau Sempu benar-benar menjadi sebuah kawasan wisata, Ekowisata. Wisata terbatas dengan pembatasan kuota pengunjung. Dengan aturan dan awasan ketat bahkan pemberlakuan guide yang memanfaatkan pemuda-pemuda warga Sendang Biru.

Bagaimana ini? Kita butuh solusi, sebuah pembiaran sama saja dengan ikut dalam pembantaian…

Huffff… haaaaa…. tarik nafas… keluarkan, sebuah pagi yang indah, minum secangkir kopi kental. Dan voalaaa… selamat pagi dunia. Ini adalah curhatan pagi, kumpulan keresahan yang ditimbun dari begadang di malam hari.. Beberapa patah kata curhat colongan dengan kata-kata khas yang bernada frontal. Maaf bagi yang tersinggung dan terima kasih bagi yang sudi membaca. Sampai jumpa lagi :)
IMG_71312

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar, kritik dan saran anda sangat berarti. Saya tunggu ya komentarnya...