Friday, May 25, 2012

HARI BUMI 2012 MALANG: KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI?

tanam trembesi
Tanam Pohon Trembesi bersama

Demo = kekerasan atau teriak-teriak di jalan? Udah nggak jaman, apalagi kalau sampai bikin macet seluruh Kota Malang.
Rasa peduli kita bisa di tunjukkan dengan cara lain. Kita bisa aja langsung tanam pohon tanpa bilang-bilang orang atau langsung bersih sampah tanpa orang lain harus ikut peduli. Tapi, lama-kelamaan kita akan lelah, bosan, bila orang lain semakin cuek. Karenanya kita butuh teman, kita nggak sendirian, kita senasib, berada pada perahu yang sama, kondisi yang mirip, bumi itu ya cuma itu, belum ada yang lain.


How to create an awareness for carrying The Only Earth we’ve got?

Gimana caranya supaya banyak nambah teman yang sadar untuk peduli bumi. Kalau ngomong dan berkoar-koar sudah basi dan demo di jalanan seperti nggak ada arti dan dipandang sinis, saatnya aksi.

Pada 22 April 2012 lalu (pas perayaan hari bumi), Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam Jonggring Salaka Universitas Negeri Malang, mencoba untuk menggagas perform art tanpa orasi. Perform art yang mengisahkan bumi, diwakili oleh penari, diancam keberlangsungan hidupnya oleh perusak. Mereka adalah manusia pembawa obor (kebakaran) dan pembawa chainsaw (penggundulan hutan). Kemudian datang lima orang pelindung dengan membawa papan bertuliskan kata “kalau-bukan-kita-siapa-lagi?”

Perform art tersebut bertujuan menggugah kesadaran melalui seni yang bisa dinikmati masyarakat, mampu menghibur, dan mengajak secara halus. Karena kita tahu sendiri, bangsa ini kaya akan Sumber Daya Seni. Bahkan sejarah mengungkapkan bagaiman penyebaran agama terdahulu juga melalui cara halus dengan meleburkannya lewat seni. Mujarab kan…

Perform art tersebut dilaksanakan di depan kompleks Mall Malang Town Square dan @MX, tempat yang kita tahu dulu sempat terjadi perdebatan besar mengenai isue penyalahgunaan lahan, menuju ke delta perempatan ITN. Acara tersebut sebelumnya dilakukan di dalam kampus, tepatnya saat pembukaan acara penanaman pohon trembesi (Samanea saman) di lingkup asrama putri Universitas Negeri Malang. Oh ya, benih nya kami rawat sendiri loh mulai dari biji (O_O)

Nah, menjelang sore acara yang sempat dikawal oleh kepolisian tersebut kami akhiri dengan sambutan applause yang cukup meriah baik oleh pengguna jalan maupun pengunjung pusat perbelanjaan. Memang bukan ajakan langsung. Hanya tindakan yang bisa dimaknai secara implisit, tidak secara langsung, bahwa memang benar kalau bukan kita manusia yang bertanggung jawab untuk menjaga bumi ini, siapa lagi coba?

IMG_3435 IMG_3309 IMG_3323 IMG_3398 IMG_3430 IMG_3431

1 comment:

  1. Tahun 2012 ini acara hari bumi sangat padat dan ramai, tandanya semakin banyak yang peduli (kayaknya):)
    mulai dari Forum Silaturahmi Mapala Malang yang bikin acara Reggae, klub fotografi, hingga komunitas motor trail yang ngadain penanaman di kawasan Gunung Arjuno...
    hemm.. semoga tanamannya dirawat dan tumbuh besar:D

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar, kritik dan saran anda sangat berarti. Saya tunggu ya komentarnya...