Friday, December 9, 2011

Hipotermia: Pertolongan Pertama pada Hipotermia

Hipotermia adalah keadaan tubuh (manusia) yang tidak mampu lagi mempertahankan panas tubuhnya hingga pada stadium lanjut bisa kehilangan seluruh panas tubuh yang dapat mengakibatkan kematian. Hipotermia, atau lebih populer diantara kami sebagai penyakit "hip-hop" (karena badan yang terus bergetar karena kedinginan), merupakan salah satu penyakit yang bisa membunuh dalam perjalanan pendakian gunung. Karenanya mempersiapkan diri dengan baik perlu sebelum anda melakukan perjalanan. Gejala-gejala yang timbul saat terjadi kedinginan biasanya ditandai dengan:









1. menggigil kedinginan dan gigi gemeretakan
2. merasa sangat letih dan mengantuk yang sangat luar biasa
3. pandangan mulai menjadi kabur
4. kesigapan mental dan fisik menjadi lamban.
5. gerakan tubuh menjadi tidak terkoordinasi, berjalan sempoyongan dan tersandung-sandung.
6. pikiran menjadi kacau, bingung, dan pembicaraannya mulai ngacau (meracau).
7. kulit tubuh terasa sangat dingin bila disentuh, nafas menjadi pendek dan lamban.
8. denyut nadi pun menjadi lamban, seringkali menjadi kram bahkan akhirnya pingsan.


Dalam mengahadapi keadaan tersebut diperlukan kesigapan dalam melakukan pertolongan pertama, cara cara yang dapat dipakai untuk melakukan per tolongan diantaranya:

  1. jangan cepat-cepat menghangatkan korban dengan botol berisikan air panas atau api atau membaringkan di dekat pemanas.
  2. jangang menggosok-gosok tubuh penderita. Jika korban pingsan, baringkan dia dalam posisi terlentang.
  3. periksa saluran pernafasan, pernafasan, dan denyut nadi.
  4. berikan pernafasan buatan dari mulut dan menekan dada.
  5. pindahkan ke tempat kering yang teduh. Ganti pakaian basah dengan pakaian kering yang hangat, selimuti untuk mencegah kedinginan.
  6. jika tersedia, gunakan bahan tahan angin, seperti alumunium foil atau plastik untuk perlindungan lebihlanjut.
  7. jika penderita sadar, berikan minuman hangat jangan memberikan minuman alkohol.
  8. Segeralah cari bantuan medis.

Selamat melakukan perjalanan....

sumber buletin MPA Jonggring salaka: http://jonggringsalaka.com

lihat artikel lain:
persiapan mendaki gunung
Sifat dan Golongan Darah
OWL (Alias Burung Hantu)
Bagaimana Jika Terjadi Petir

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar, kritik dan saran anda sangat berarti. Saya tunggu ya komentarnya...