Wednesday, November 30, 2011

RANUKUMBOLO

Pasukan Biru

Ranu Kumbolo seperti biasa menyambut ramah para penyambang gunung semeru. Meskipun sudah beberapa kali mengunjungi Kumbolo hanya untuk bersantai, mengantar tamu (guding Semeru), atau hanya menikmati hari libur yang santai, tetap saja perasaan saat berada dalam kesepian Ranu Kumbolo adalah perasaan yang menenangkan.


Bulan November ini musim buah sedang ranum-ranum nya di Kumbolo. Ada beberapa macam kecalingan atau biasa kita sebut arbei hutan menggantung merah di dahan-dahan yang hijau dan berduri. Tersembunyi di belakang semak-semak, rasa manis-asam buah Rubus fraxiniforus mampu menghilangkan dahaga.

Untung saja musim hujan ini tak membuat Semeru kejam. Sama sekali tak ada hujan, melainkan cuaca yang cerah sepanjang hari dari siang hingga malam. Budeng-budeng bergelayutan di antara pohon antara Waturejeng hingga Pos tiga. Tak menghiraukan mata-mata kami yang bersembunyi mengintip mereka.

Sisa kebakaran masih menyisakan savanna menghitam. Tapi Tanjakan Cinta, sebuah bukit menanjak yang dipercaya bisa mengabulkan permohonan cinta, masih dihiasi oleh rumput-rumpt hijau terang. Dan tetap air 
Ranu Kumbolo begitu dingin hingga setelah aku keluar dari berendamku, tubuhku menggigil hebat.
Terima kasih Kumbolo, hari ini kilau air mu menemaniku (29 November 2011)

Artikel lain
Buah Hutan
Kode Etik Pecinta Alam
Komodo Keajaiban Dunia
Arti dan Makna Tato Suku Dayak

Kembali ke
CREATIVE JOURNEY
DO WE KNOW
GADGET AND GEAR
ONLY MIND
FREE DOWNLOAD
GUNUNG HUTAN

Halaman lain
WEB LINK
DODOLAN
HOME

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar, kritik dan saran anda sangat berarti. Saya tunggu ya komentarnya...