Wednesday, August 3, 2011

KOPI (part III)


KOPI DAN KEPRIBADIAN
Kopi sebagai sebuah tradisi dalam masyarakat membuat peminumnya memiliki citra tersendiri. Kopi bukanlah sekedar minuman ‘yang bisa melegakan rasa haus’. Kopi adalah minuman yang menemani obrolan-obrolan panjang yang santai namun bisa menjadi begitu serius dan mencekam. Menemani setiap insomnia-insomnia kesepian para pekerja dan pelamun, seniman, maupun penikmat olahraga sepakbola.
Peminumnya seolah memiliki pembawaan kepribadiannya sendiri, hal yang biasanya bisa dicirikan dari jenis olahan kopi yang diminum, 
  •    KOPI INSTAN
Di mana-mana banyak dijual kopi instan. Yang dibutuhkan hanyalah air panas untuk menyeduhnya, aduk, langsung minum. Ada yang sudah dicampur susu, ada pula kopi murni. Penggemar jenis kopi ini biasanya ingin segala sesuatu cepat dan segera, tanpa perlu bersusah payah. Kadang mengorbankan kualitas demi mengejar waktu.

  • 2.       NON KAFEIN
Bagi yang suka aroma kopi tapi takut akan kafeinnya, ada sejenis minuman yang disebut kopi non-kafein (decaf). Penggemar minuman ini sangat peduli pada masalah kesehatan. Sangat selektif memilih makanan atau minuman yang menyehatkan saja. Maka peminum kopi ini cenderung orang yang berpikiran jauh ke depan dengan mempertimbangkan segala resiko. Bisa jadi ia juga takut mengambil risiko yang bisa membahayakan dirinya.

  • 3.       KOPI TUBRUK (GILING)
Ada yang suka minum kopi langsung dari biji kopi segar yang digiling. Namun, bila suka menggiling sendiri biji kopinya, artinya, dia selalu ingin mengerjakan segala sesuatu sendiri, sangat mandiri, dan tidak tergantung pada siapa pun. Bisa pula diartikan, dia tidak mudah percaya pada orang lain.
Apabila bubuk kopi diseduh bersama ampasnya, kadang tanpa gula, dan diminum selagi ampasnya masih mengambang. Penggemar kopi ini suka segala sesuatu yang alamiah, dan tidak toleran pada kebohongan. Betapa pun pahitnya sebuah kebenaran, ia akan menerima.

  • 4.       ESPRESSO
Espresso adala ektraksi bijih kopi yang sangat halus, bisa dikatakan espresso adalah saripati kopi murni tanpa campuran apapun. Dibuat langsung dari biji kopi dengan kadar air yang sangat sedikit membuatnya berwarna hitam pekat dan sangat kental. Disebut espresso karena cafe dan restoran menghidangkannya dalam waktu singkat di gelas kecil. Ini berkat teknologi mesin espresso dari Italia. Penggemar jenis kopi ini menyenangi pengalaman yang hebat, keras, dan penuh tantangan. Meski suka pada hal-hal berbahaya seperti mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Mereka juga biasanya sangat kreatif. Di sisi lain, mereka sangat penuntut, baik pada diri sendiri, maupun orang di sekitarnya.

  • 5.       COFFEEMIX
Coffeemix intinya menurut saya adalah kopi dicampur apa saja, ada yang dicampur susu, creamer, jahe, hanya penyebutannya macam-macam (tapi memang sebenarnya macam-macam).
a.       KOPASUS
Alias ‘kopi pake susu’ atau kopi susu. Bagi yang tidak suka susu biasa menggantinya dengan creamer karena biasanya akan menimbulkan rasa yang lebih gurih daripada susu. Apabila yang diberi susu adalah espresso maka biasanya disebut capuchino (karena warnanya yang kecoklatan mirip seragam para biarawan capuchin).
Peminum kopi ini biasanya adalah orang yang lebih santai dan moderat. Bukan orang yang terburu-buru dan tidak suka dengan deadline (antipati dengan keterbatasan waktu). Menyukai keseriusan dengan caranya, namun tetap nikmat.
b.      KOLEK KOPI
Maksudnya bukan kopi dicampur dengan pisang atau santan, tapi kopi yang bisa diseduh dengan campuran lain. Misalnya dengan kapulaga untuk penambah stamina, atau ditambah jahe dan kayu manis. Penyuka jenis kopi ini tidak suka pada hal-hal yang dianggap wajar oleh banyak orang. Inginnya tampil dan berpikiran beda. Bersamanya, orang tidak pernah bosan, karena ia selalu menemukan hal-hal baru untuk dilakukan.

Peminum kopi (baik kopi tubruk atau coffemix segala rasa) biasanya cenderung berkepribadian pantang menyerah, perfeksionis, dan pekerja keras. Karakter yang memiliki harga diri tinggi sehingga terkesan kaku dibandingkan penyuka minuman teh, jus buah, atau kolek. (sejujurnya saya tidak  bisa membayangkan orang yang tiap hari suka minum kolek, tapi entah kenapa saya bisa membayangkan tiap hari minum kopi)

1 comment:

  1. kopi dan budaya 'berbicara' di malam hari.... obrolan santai yang menyenagkan

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar, kritik dan saran anda sangat berarti. Saya tunggu ya komentarnya...