Sunday, August 7, 2011

DELAPAN HARI JAWA TIMUR


(Kawah Ijen, Kawah Gunung Kelud, Alun-Alun Batu, dan Bromo)
NYANTEEEE IS MY WAY
Tepatnya, touring menggunakan sepeda motor ini bisa dibilang keliling Jawa Timur. Mulai dari Banyuwangi-Bondowoso-Situbondo-probolinggo-Tulungagung-Pare-dan Kembali lagi ke Malang. Yang unik lagi.. (mungkin pengaruh bawaan saya dan ‘tampang’ teman saya), kami banyak menerima belas kasih orang lain.
jalur Gunung Ijen
                Mulai saat rantai motor kami putus di daerah Sumberwringin yang notabene masih tiga jam perjalanan ke Kawah Ijen dan kami mendapat bantuan orang, sampai diberi inapan dan sarapan gratis. Atau sebelumya saat penutup rantai tiba-tiba terlepas dan banyak orang baik yang menolong membukakan penutupnya….. aseeek.
                Hari pertama dimulai dengan keterlambatan pemberangkatan. Sebenarnya rencana berangkat sudah dari minggu sebelumnya, ditunda, ditunda, sampai akhirnya harus berangkat kesiangan dan sedikit terburu-buru. Begitu terburu-burunya kami sampai lupa untuk membawa peralatan bengkel (yang nantinya akan berakibat  fatal). Teman saya juga lupa untuk membawa jaket tebal untungnya dia adalah orang yang tahan dingin.
kontur gunung ijen
Persiapan yang harus dibawa ketika touring bersepeda motor adalah
1.       Periksa kendaraan
Periksa rantai, periksa mesin, periksa oli samping, periksa gear, lampu dan yang paling penting uang bensin. Dan hal-hal yang sekiranya memberiatkan dan kayaknya sudah mau lepas… ganti… atau kalau nggak signifikan penggunaannya… tinggalkan di rumah.
Ps: kami terpaksa membawa kemana-mana penutup rantai yang membuat tas mirip sayap pesawat terbang.
2.       cek jalur
kalau tidak punya GPS (Global Positioning System) minimal gunakan peta, apalagi jika menuju tempat yang belum pernah didatangi. Sejauh-jauhnya daya ekplorasi kita jika tidak punya referensi juga bisa berbahaya. Minimal tersesatlah… paling sakti ya masuk jurang…
3.       bawa bawaan seefisien mungkin
seperti poin nomor dua, hal tidak penting tinggalkan saja. Usahakan membawa barang penting dalam porsi yang ringan, jika bisa didapatkan di tempat tujuan tinggalkan saja. Misalkan anda tidak perlu membawa beras atau daging jika di tempat tujuan ada warung. Tapi lain ceritanya bila anda memiliki keinginan untuk membuka camp.
4.       pastikan alat keamanan anda
saya menyarankan untuk membawa jaket (kalau bisa yang windproof), slayer atau minimal penutup hidung dan mulut selama berkendaraan, sarung tangan (bila merasa nyaman), sepatu, dan yang paling penting helm (kalau bisa yang seperti di sarankan pak polisi…bisa berbunyi ‘klik’). Alat komunikasi dan seperangkat identitas diri.
5.       Dokumentasi
Hidup terasa hampa tanpa kamera. Walau bukan kamera DSLR, pocketpun bisa cukup menahan rasa lapar berdokumentasi ria. Karena meski sebagian orang tidak menganggap penting foto dan berkata, “aku menyimpan semuanya dalam memoriku”, yang benar adalah… orang bisa lupa. Jadi gambar akan memancing memori nostalgia anda dan bisa menjadi sumber inspirasi, rekomendasi, dan referensi bagi orang lain.

bersambung...

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar, kritik dan saran anda sangat berarti. Saya tunggu ya komentarnya...